Monitorng dan Evaluasi Bangunan Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang

Giat camat Jagoi Babang hari ini tanggal 13 November 2019 ialah melakukan kunjungan ke desa Sekida untuk melakukan monitoring dan Evaluasi bangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sekida yang di dampingi oleh KasiPem, Kasi Ekbang, Babinkamtibmas dari Polsek Jagoi Babang, Kepala Desa Sekida, Ketua RT Sentebeng serta Pendamping Desa. Namun sebelum melakukan perjalanan lebih lanjut menuju dusun kindau yang juga merupakan kampung kreatif, kami diterima oleh Kepala Desa Sekida sekaligus menyampaikan gambaran tentang pembangunan yang di lakukan di Sentebeng, Sentebeng merupakan salah satu bagian dari RT yang ada dusun Kindau dan berbatasan langsung dengan kampung Stas Serawak Malaysia.

Briping antar camat, kepala desa, kasipem, kasi ekbang, pendamping desa dan babinkamtimas

Dari penjelasan yang di sampaikan oleh kepala Desa Sekida yaitu Sujianto tentang bangunan ternyata ada beberapa bangunan yang sedang di kerjakan yang tahap pengerjaan hampir sampai pada finishing, bangunan yang dikerjakan anatara lain reservoir atau pengadaan Air Bersih di Sentebeng, Gudang Padi di dusun Jagoi Belida dan Pembangunan Embung, Setelah mendapatkan gambaran tentang bangunan apa saja yang dibangun di desa sekida, kami melajutkan perjalan ke sentebeng dengan mengendarai motor masing-masing karena jalan yang sangat tidak memungkin untuk menggunakan kendaraan roda empat dan kami langsung ke tempat tujuan dimana bangunan tersebut sudah selesai di bangun.

Reservoir Air Bersih di Sentebeng

Setelah selesai melakukan monitoring kami melanjutkan perjalanan ke dusun belida untuk melihat secara langsung pembangunan gudang padi yang rencananya akan menampung sekaligus penggilingan padi yang mampu melakukan penggilingan sebanyak 6 ton perhari hal ini di sampaikan oleh juga camat Jagoi Babang Radid, S.Sos mengatakan kemampuan hasil panen tersebut bukan tanpa alasan mengingat adanya percetakan sawah telah tersedia kurang lebih sekitar 100 hektaran yang sudah siap untuk di tatanami padi oleh masyarakat desa sekida. harapan bu camat juga kiranya dengan hasil panen yang melimpah ini dapat memberikan ketahanan pangan padi atau beras kepada masyarakat sekida sehingga tidak ada ketergantungan terhadapa beras import.

gudang dan penggiling padi tahap finishing

Pembangunan terkahir yang kami monitoring adalah pembangunan embung yaitu sejenis kolam besar untuk penampungan air yang kemudian di alirkan ke seluruh sawah, pembangunan embung ini masih di dusun sekida yang berbeda lokasi dengan pembangunan gudang/penggiling padi. lokasinya agak di bawah bukit yang sangat tinggi dan terjal.

kondisi jalan menuju embung

Harapan kedepan semoga dengan ada pembangunan embung tersebut kiranya dapat memberikan manfaat yang sangat besar terutama dalam mengairi sawah masyarakat agar sawah tidak mengalami kekurangan air sehingga mengakibatkan gagal panen dan disisi lain juga pihak kecamatan mengingatakan pentingnya untuk tetap menjaga bangunan tersebut agar tidak mengalami kerusakan dalam pengoperasiaanya tetapi dengan adanya embung ini kiranya dapat meningkatkan hasil panen masyarakat secara maksimal.

Pembangunan embung yang hampir rampung

Di akhir kunjungan tersebut kepala desa menyampaikan bahwa pembangunan ketiganya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan menggunakan anggaran pemerintah yaitu ADD/DD oleh karnanya kepala desa sekida sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah yang telah membantu dalam bentuk dana untuk membangun pasilitas demi keperluan masyarakat, hal senada juga di sampaikan oleh camat jagoi babang dan mengajak masyarakat untuk menjaga serta mengawasi penggunaan dana tersebut agar tepat sasaran dan tidak merugikan pemerintah sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri, itulah beberapa kegiatan pemerintah kecamatan jagoi babang dalam melakukan monitoring dan mengawasi penggunaan dana desa.

Bravo… Kecamatan Jagoi Babang… Garda Depan