Danrem 121 ABW Kunjungi Warga Terdampak Bencana Puting Beliung Samalantan Kabupaten Bengkayang

Danrem 121 ABW Kunjungi Warga Terdampak Bencana Puting Beliung Samalantan Kabupaten Bengkayang

Empat Desa yang ada di Kecamatan Samalantan terdampak angin Puting Beliung, yakni desa Samalantan, desa Sabau, desa Bukit Serayan, dan desa Marunsu.

Di desa Samalantan, sebanyak 124 rumah yang mengalami kerusakan. Dengan 35 mengalami kerusakan berat, 14 kerusakan ringan, dan 75 kerusakan ringan. Sementara satu orang mengalami luka berat. Desa Sabau’ satu rumah dengan kerusakan berat. Desa Bukit Serayan terdapat 24 rumah, empat diantaranya mengalami kerusakan berat, 20 rumah kerusakan ringan. Kemudian Desa Marunsu ada 17 rumah, enam mengalami kerusakan berat, tujuh sedang dan empat ringan.

Danrem 121/Abw Sintang Kalbar, Brigjen TNI Ronny, mengunjungi sejumlah rumah warga yang terdampak Covid-19 di kecamatan Samalantan. Dalam kunjungan Danrem tersebut, ia langsung mengerahkan 50 anggota TNI untuk memperbaiki rumah warga yang ambruk dan hancur.

“Kita berikan bantuan bangunan, atap seng dan semen untuk memperbaiki rumah ini. Kita prihatin, oleh karena itu kita TNI AD membantu kesusahan masyarakat,” ungkap Danrem yang di dampingi Dandim 1202 Singkawang, Letkol Arm Victor J. L Lopulalan.

Danrem berharap tidak ada lagi bencana alam serupa yang dapat merugikan masyarakat. Dalam hal ini, Danrem turut menghimbau kepada masyarakat lain yang ingin membantu korban dari bencana tersebut bisa menyalurkan bantuannya.

“Bagi warga yang ingin membantu silahkan datang di kantor camat, kantor desa untuk.memberikan bantuan. Begitu juga dengan pemerintah daerah. Kita harapkan keperdulian dari masyarakat bukan saja di Kalbar tapi Indonesia ini, dan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk membantu. Bukan kita memohon belas kasihan tapi memang kita ada keperdulian saudara kita yang terkena bencana alam,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dandim 1202 Singkawang, Letkol Arm Victor J.L Lopulalan. Dandim mengaku sangat prihatin dengan kondisi rumah warga yang sudah rata dengan tanah. Sebagai komandan Kodim ia sangat sedih, sebagai bentuk kepedulian awal TNI kepada masyarakat, ia mengarahkan prajurit untuk membantu warga terdampak bencana. Selanjutnya akan ada bantuan lainnya yang ia support melalui pemerintah.

“Nanti kita akan bantu sebisa kita. Kita juga berharap pemerintah segera menghimpun bantuan untuk warga. Kita dari TNI AD juga sudah membantu warga sebisa yang ada sekarang, semoga nanti juga bantuan lainnya,” ungkap Letkol Arm Victor.

Terakhir, Dandim meminta agar masyarakat tetap sabar dan kuat menghadapi bencana ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus yang ikut mengunjungi serta memberikan bantuan kepada warga menegaskan, akan membangun kembali sejumlah rumah warga yang hancur rata dengan tanah akibat angin puting beliung.

Kata Fransiskus, DPRD disetiap komisi telah memberikan bantuan pada warga yang terdampak, itu bentuk keperluan wakil rakyat pada masyarakat. Kata Fran, bencana tersebut tentu membuat ia beserta anggota DPRD lainnya prihatin. Atas musibah itu, pihaknya telah turun langsung kelapangan.

“Kami wakil rakyat mendorong semua elemen masyarakat, pemerintah, TNI-POLRI untuk ambil bagian dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak bencana angin Puting Beliung. Bantuan tersebut jangan dilihat dari nilainya, tapi ini lah bentuk dari simpati kita,” ucap Fransiskus yang didampingi wakil dan anggota DPRD kabupaten Bengkayang.

Dalam waktu dekat ini kata Fran akan melakukan koordinasi dengan pemerintah, dan dinas terkait dalam rangka penanganan pembangunan rumah warga yang rusak parah . Terkait dengan mekanisme pembangunannya akan didiskusikan kembali.

“Saya melihat beberapa rumah yang benar-benar ambruk dan tidak bisa ditempati lagi oleh karenanya kita bersama-sama baik pemerintah, DPRD , pemerintah desa, camat TNI-POLRI bersama-sama untuk pembangunan rumah. Seperti apa nanti langkah kita, apakah penganggaran dibantu pemerintah daerah dan sistem bangun gotong royong itu yang akan kita bangun komitmen bersama,” pungkasnya.

Warga Berterima Kasih

Warga Desa Samalantan, Hendra yang terdampak bencana angin Puting Beliung berterima kasih kepada TNI dan lainnya yang sudah memberikan bantuan awal kepada mereka. Pasalnya, hingga saat ini keluarganya sudah mengungsi di balai desa.

Hendra saat ini mengaku pasrah, dan berharap pemerintah segera memberikan bantuan dan membangun rumah bagi mereka yang terdampak.

“Saya berterima kasih kepada TNI, Polri dan pemerintah yang sudah memberikan bantuan, dan sudah banyak membantu kami. Kita berharap saat ini dari pemerintah juga segera bangun rumah kami, karena saat ini sudah tidak miliki rumah tersebut berharap pemerintah memberikan bantuan. Itu yang kami harapkan saat ini,” harap Hendra.

Tinggalkan komentar