Jembatan Gantung Putus, Rombongan Penandu Orang Sakit Tercebur ke Sungai

Jembatan Gantung Putus, Rombongan Penandu Orang Sakit Tercebur ke Sungai

Jembatan Gantung yang terletak di  Dusun Tapen 2, Desa Tapen  Kecamatan Suti Semarang yang merupakan sarana yang menghubungkan Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak putus pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2020 ketika dilewati rombongan yang menandu orang Sakit.

Rombungan warga yang menandu orang sakit tersebut adalah warga Dusun Padang RT Padang Sebantik Desa Parek, Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Warga yang sakit tersebut bernama Elisa dan telah mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Kecamatan Suti Semarang dan akan dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda Serukam Kabupaten Bengkayang. Namun takdir berkata lain, warga tersebut meninggal dunia bersama dengan robohnya jembatan tersebut bersama rombongan penandunya, padahal mobil yang akan membawanya ke Rumah Sakit sduah menunggu di seberang sungai.

Menurut Camat Suti Semarang Rudi Hartono, SE., MM.  Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2010 dan dalam kondisi rusak berat dan sudah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk dibangun, namun hingga saat ini jembatan terebut belum dibangun.

Selain sebagai akses antar Kabupaten, Jembatan tersebut  juga sebagai akses perekonomian dan pendidikan, Sebagai akses Perekonomian Jembatan tersebut digunakan untuk mengangkut seluruh hasil bumi dari sebagian wilayah Kecamatan Suti Semarang dan sebagian wilayah Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak  yang akan dibawa untuk dijual ke Kota Bengkayang.

Sebagai akses pendidikan Jembatan tersebut digunakan anak-anak SMP dari Desa Muhi Bersatu yang bersekolah di Suti Semarang dan Kendaik. (Info Publik,Diskominfo)

Tinggalkan komentar